“Iseh marusak dan membabat alas tuo kami, iko kakan kami lawan !!”

Assen, Pemuda Adat Mului mengucapkan kalimat tersebut kepada Kasie Pengukuhan Hutan Adat, Ibu Sarmaida pada siang hari yang terik itu.

Akhirnya kepastian yang ditunggu Orang Mului tiba. Menunggu sejak tahun 2018, masyarakat Mului sangat menantikan proses penetapan pengakuan terhadap hutan adat mereka. Berjalan setelah 1 tahun, kabar baik itu tiba. Awal Februari 2020, saya kembali ke komunitas dimana saya menjalani Orientasi Masuk HuMa (begitu istilah saya). Tahun 2017, bersama dengan Chairil (Staff PADI Indonesia) saya mengunjungi Mului untuk pertama kalinya dan langsung juga terjangkit Malaria ketika kembali dari Mului.

ingin tau kisah perjalanan saya selanjutnya? silahkan unduh Kabar Lapangannya ya..

 

Unduh disini ya guys

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *